Senin, 02 November 2015

Vienna

vienna adalah cinta, pertama namun belum tentu yang terakhir.

Terlalu banyak kata jika kalian ingin dengar cerita
karna ini ada sejak sma sampai adanya tidak ada dan kembali ada

Jika bahas lalu, maka isinya bahagia dan jenaka
mungkin karna cinta mulai ada di masa menuju dewasa

Seolah menuntut kita untuk mempelajari hal-hal yg kita tidak mengerti
entah bertepuk sebelah tangan, orang ketiga, kemiripan, datang dan pergi, cinta tak bisa dipaksa, mimpi-mimpi, standar masing-masing, sampai cara cepat menjadi kaya.

Dan intinya sebuah kesadaran bahwasanya dengan adanya proses itulah yg membuat kita berada di titik yg berbeda.

Seiring berjalanya waktu, kita mulai dewasa, mulai mengerti, bahwa menghargai keputusan masing-masing adalah cara, menuju akhir yg sempurna.
dimana sempurna adalah symphoni dari negatif dan postif. namun akhir adalah awal menuju hal baru.

Dulu kita jauh namun dekat, dan sekarang kita dekat namun jauh, karna cinta tidak bisa dipaksa, dan kau adalah vienna.

baca lagi sambil denger ini ;) : untuk vienna



Ihsanta Gitamaji Cholid Marzan

Bandung, 3 November 2015


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar